batas.id~SURAKARTA-Dalam memperingati World Day Cancer 2017 yang jatuh pada tanggal 4 Februari 2017 di Surakarta, RSUD Dr. Moewardi Surakarta memprakarsai acara Bakti Sosial dan Penyuluhan tentang penyakit kanker (Cancer).
Diikuti oleh lembaga-lembaga kesehatan cabang kota Surakarta seperti YKI (Yayasan Kanker Indonesia), IIDI (Ikatan Istri Dokter Indonesia), LPS (Lovely Pink Solo), PDPI (Persatuan Dokter Paru Indonesia), 3C (Childhood Cancer Care), dan Pitatosca (Komunitas Kanker Nasofaring).

Acara bakti sosial dan Penyuluhan ini dimulai dari tanggal 4 Februari 2017 dengan cara turun ke jalan membagikan Booklet di 3 lokasi yaitu Daerah Manahan, Daerah Panggung Jebres, dan Warung Pelem. Booklet yang disebar mencapai 3000 pcs, yang diharapakan dapat membantu masyarakat untuk menyadari lebih dini gejala penyakit Kanker.

Baca Juga  "Sepayung Indoneasia" Festival Payung Indonesia 2017 di Solo

Selain membagikan booklet pada tanggal 11 Februari 2017 diadakan bakti sosial Ivatest, yaitu tentang test dekteksi dini kanker cerviks atau rahim di Desa Kerjo Karanganyar. Pada tanggal yang sama juga diadakan seminar awam tentang kanker di RSUD Dr. Moewardi Surakarta yang diikuti masyarakat umum.


“Kita mengadakan acara ini setiap tahun, dan tahun 2017 ini mengambil tema We Can I Can hidup sehat tanpa Kanker. Pencegahan Kanker tidak hanya dari diri sendiri dan keluarga tapi juga masyarakat dan juga pemerintah,” Jelas Dr. Desi Mayasari, anggota YKI cabang Surakarta bidang Pelayanan Sosial.

Acara World Cancer Day 2017 ini ditutup dengan acara senam dan talkshow tentang kanker di Car Free Day pada tanggal 12 Februari 2017. Serangkaian acara ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih paham tentang penyakit kanker. (dina)