BATAS.ID~DEPOK- Siapa yang tak kenal istilah mudik, ya mudik adalah tradisi tahunan masyarakat Indonesia Menjelang penghujung bulan Ramadahan atau mendekati Hari Raya Idul Fitri.

Bertemu sanak saudara di kampung halaman saat lebaran, menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia, setiap mendekati hari raya Idul Fitri, banyak masyarakat Indonesia yang menghabiskan waktu libur di kampung halaman dan bersilaturahmi dengan kerabat.

Tradisi mudik ini dilakukan masyarakat Indonesia setiap tahunnya, dengan berbagai moda transportasi, baik darat,laut maupun udara. Masing masing orang memiliki cara dan moda yang di gunakan saat mudik.

Pemudik yang menggunakan jalur darat ada yang menggunakan bus, kereta api, mobil pribadi dan sepeda motor, uniknya para pemudik ini selalu membawa barang bawaan yang banyak, sebuah ciri khas yang unik saat mudik, pengguna kendaraan pribadi menaruh barang bawaan di atas kendaraan mereka dan bisanya di bungkus terpal dan di ikat. Pengguna sepeda motor menaruh barang bawaan di belakang jok dengan menambahkan penyangga barang di belakang.

Pemandangan seperti ini sudah mulai nampak di jalanan menuju ke arah Jawa Barat dan Jawa Tengah dari Jakarta dan Depok, sepekan menjelang lebaran, Minggu 18/6/2017.

Di beberapa terminal keberangkatan menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur belum terlihat peningkatan penumpang yang signufikan.

Suasana jalan raya masih relatif padat dan masih terjadi kemacetan terutama menuju dan di sekitar pusat perbelanjaan,bahkan di jalan Margonda Raya ,Jalan Kartini hingga GDC  macet parah sore ini.

Sementara di Brebes kendaraan pemudik mulai memadati brexit, di kutip dari Tempo.co,Ribuan kendaraan pemudik dari arah Jakarta mulai memadati Brebes Exit Tol (Brexit), Minggu, 18 Juni 2017, atau tujuh hari menjelang Lebaran. Volume kendaraan arus mudik meningkat cukup drastis dibanding pada hari sebelumnya. “Meningkat 10 persen,” kata Kepala Unit Patroli Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Brebes Inspektur Satu Soroto.


Berdasarkan pantauan Tempo, kepadatan arus lalu lintas mereka yang mudik sudah terjadi sejak Minggu pagi. Kendaraan yang melintas dari arah barat didominasi oleh mobil pribadi dan bus. Kendaraan dari jalan tol semuanya diarahkan ke pintu jalan tol Brebes Timur. Adapun pintu jalan tol Kaligangsa yang menuju Brebes-Batang masih belum dibuka. “Ada tujuh gardu darurat untuk keluar, termasuk gardu satelit,” ujar dia.

NRP-BATAS.ID| TEMPO.CO