Zodiak China, Simbol Budaya yang Menarik

Beijing, TechnoBusiness ● Kita sudah berada di tahun 2018, tetapi menurut kalender China kita juga memasuki Tahun Anjing mulai 16 Februari dan berakhir pada 4 Februari 2019. Ada pula yang menyebut tahun 2569 ini sebagai Tahun Anjing Tanah (Brown Earth Dog).

Baca Juga: Ke Mana Orang Indonesia Merayakan Imlek Tahun Ini?

Dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Imlek, China.org.cn, China Internet Information Center, situs berita utama negara di bawah naungan Kantor Informasi Dewan Negara yang didirikan pada 2000 dan dikelola oleh China International Publishing Group, merilis cerita sejarah munculnya shio hingga perkembangannya sampai sekarang.

Sistem zodiak Cina berasal dari kalender tradisional Tiongkok, yang memperhitungkan tahun, bulan, dan jam dengan membagi lingkaran selestial menjadi 12 bagian, yang disebut 12 Cabang Duniawi. Beberapa bagian zodiak Barat juga menugaskan label hewan, dan, sama, masing-masing dari 12 Cabang Duniawi mengikuti asosiasi yang sama.

Ada banyak cerita dan dongeng untuk menjelaskan awal zodiak China, dan penjelasan yang ditawarkan ini hanyalah salah satu variasi yang populer.

Mengapa 12 binatang ini dipilih untuk mewakili tahun-tahun ini? China.org.cn menjelaskan asal-usulnya terletak pada kenyataan bahwa masyarakat primitif memandang berbagai hewan sebagai totem, pelindung suku mereka. Beberapa hewan dijinakkan untuk keperluan ekonomi, sementara beberapa disembah oleh nenek moyang kita yang jauh.

Baca Juga  Strategi Kalog Dongkrak 40% Pertumbuhan Bisnis

Ada banyak cerita dan dongeng untuk menjelaskan awal zodiak China, dan penjelasan yang ditawarkan ini hanyalah salah satu variasi yang populer. Zodiak China merupakan simbol budaya yang misterius dan menarik, serta banyak makna budaya telah dikaitkan dengan 12 hewan yang diwakili.

Sebagai contoh, Tikus, yang memimpin siklus 12 tahun, melambangkan kekayaan, karena hanya rumah tangga dengan gandum berlimpah yang bisa menarik tikus pada masa lampau. Tidak seperti budaya Barat, Naga adalah dewa awan dan hujan dalam legenda China.

Oleh karena itu, sebagai simbol keagungan dan keberuntungan, Naga menikmati popularitas yang luas di kalangan orang Tionghoa.

Saat Tahun Baru Imlek semakin dekat, hewan zodiak pada tahun itu juga akan menjadi maskot yang populer, digarap ke dalam berbagai desain dan dibuat menjadi berbagai cinderamata untuk perayaan tersebut.

Baca Juga  Harga Bitcoin Anjlok 40%, Ini Penyebabnya

Selain China, banyak negara dan wilayah lainnya juga merayakan Festival Musim Semi dengan cara yang sama. Berikut adalah beberapa contohnya.

Pada 15 Januari, Canada Post merilis dua stempel untuk menandai Tahun Anjing, yang mencakup baik buklet stempel domestik dan internasional tingkat tahunan dan pilihan koleksi filateli yang luas.

Di Rusia, sebuah kalender yang menampilkan Presiden Vladimir Putin berpose dengan anjing dengan berbagai bentuk dan ukuran dikeluarkan.

Di Rusia, sebuah kalender yang menampilkan Presiden Vladimir Putin berpose dengan anjing dengan berbagai bentuk dan ukuran dikeluarkan.

Terlebih lagi, banyak perusahaan merek nama internasional telah merancang dan meluncurkan produk Tahun Baru Imlek dengan edisi terbatas global. Semua ini menunjukkan bahwa budaya zodiak China telah dipahami dan diterima oleh semakin banyak orang di seluruh dunia.

Baca Juga  Pahami Teknologi Blockchain di CTI IT Infrastructure Summit 2018

Budaya zodiak juga populer di beberapa negara Asia lainnya. Namun, apakah di China atau di tempat lain, dua belas tanda zodiak tersebut mewakili hubungan kasih sayang yang istimewa antara manusia dan hewan?

Saat ini, orang jarang melakukan penyelidikan menyeluruh tentang asal mula zodiak lagi, tapi hubungan harmonis antara manusia dan alam akan berlanjut bersamaan dengan arti keberuntungan, keberanian, kemakmuran dan kedamaian, yang dimaksudkan oleh hewan zodiak.

Selamat Tahun Baru Imlek, Gong Xi Fat Chai.

—Zhang Ju, TechnoBusiness/China.org.cn ● Foto-Foto: TechnoBusiness ID

 

Artikel Asli