• ZTE menggunakan teknologi Big Video hasil pengembangan sendiri yang memungkinkan solusi tayangan langsung virtual reality secara terpadu.
  • Ke depan, teknologi VR akan sangat bermanfaat secara komersial.

 

SHENZHEN – Ada yang menarik dari pagelaran teknologi mobile termutakhir Mobile World Congress di Shanghai, China, yang berlangsung pada 28 Juni-1 Juli kemarin. ZTE Corporation (0763.HK/000063.SZ), salah satu vendor teknologi telekomunikasi global, secara percaya diri menunjukkan kemampuannya membuat siaran langsung menggunakan teknologi virtual reality (VR) yang dikembangkannya.

 

 

ZTE, yang memasarkan produk dan layanannya ke lebih dari 500 operator di 160 lebih negara serta telah 20 tahun melakukan penelitian berkelanjutan tentang teknologi video, menyiarkan tayangan langsung VR di aula pameran utama dan empat pertemuan tingkat tinggi dari awal hingga akhir pameran.

Baca Juga  Mister Aladin: Pemesanan Hotel Kuartal 1/2018 Diprediksi Naik 40%

ZTE memanfaatkan teknologi Big Video hasil pengembangannya sendiri (proprietary) yang memungkinkan solusi tayangan langsung VR secara terpadu berbasis internet. Solusi itu mencakup sejumlah komponen utama, yakni content receiver untuk VR, elastic network support, Big Video service platform, dan software development kit/set top box (SDK/STB) untuk terminal VR.

Perusahaan yang didirikan oleh Hou Weigui pada 1985 dan berkantor pusat di Shenzen itu menggunakan solusi tayangan langsung VR 2K P30 VR dengan latensi rendah, berbasis jaringan nirkabel guna menghadirkan gambar panoramic 360 derajat dari aula pameran utama dan sejumlah pertemuan bagi tamu-tamu di lokasi acara serta seluruh pengguna internet lewat multiple access entrances seperti perangkat kepala VR, aplikasi seluler VR, dan akun resmi WeChat.

Baca Juga  Alasan Portal Kode Diskon CupoNation Sasar Indonesia

 

“Ke depan, teknologi VR secara komersial akan sangat bermanfaat seperti untuk entertainment live broadcast dan lain-lain.”

 

Seperti dijelaskan juga oleh PRNewsWire, Latensi dari tayangan langsung berkurang dua detik dan menyajikan siaran langsung VR secara real time. Teknologi VR EPG6.0-nya menghadirkan pengalaman interaktif bagi para pengguna dan fitur multiple-terminal access sehingga banyak pengguna dapat menikmatinya, meskipun mereka berada di rumah, kantor, atau jalan sekalipun.

Ke depan, teknologi VR tersebut secara komersial akan sangat bermanfaat seperti untuk entertainment live broadcast, VR education, VR medical care, VR shopping, dan VR live of internet celebrities. Tentu saja semua itu belum pernah dinikmati oleh pengguna sebelumnya. Dan, ZTE menyatakan akan terus berupaya mempertahankan pangsa pasar Big Video globalnya dengan tak berhenti melakukan penelitian lanjutan. ●

Baca Juga  Strategi ZTE Mengantarkan Kenaikan Laba 27,8%

NRP| TechnoBusiness | Foto-Foto: ZTE