Penetrasi Pasar Asuransi di Indonesia Baru 2,99% PDB

Jakarta, TechnoBusiness IDPenetrasi pasar asuransi di Tanah Air saat ini diperkirakan baru mencapai 2,99% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka itu masih lebih rendah dibanding Singapura, Malaysia, dan Thailand yang sudah mencatatkan angka 5%.

Baca Juga: Sharp Raih Pangsa Pasar Televisi Terbesar di Indonesia

Penyebabnya, kata Direktur Utama PT FWD Life Indonesia Choo Sin Fook, masyarakat menganggap produk asuransi jiwa rumit, sulit dipahami, dan mahal. Untuk itu, FWD bertekad mengubah persepsi masyarakat tersebut.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi guna menjawab kebutuhan masyarakat terhadap produk asuransi yang menawarkan perlindungan yang lengkap dengan harga terjangkau,” ungkap Choo saat peluncuran FWD Loop di Jakarta, Senin (12/2).

Baca Juga  Andalin Juara Arena Pitch Battle Tech in Asia 2017
Suasana peluncuran FWD Loop, produk asuransi terbaru dari FWD Life, di Jakarta, Senin (12/2).

Komitmen itu didukung oleh teknologi sehingga proses pembelian asuransi jiwa bisa semudah berbelanja online. Teknologi tersebut diwujudkan dalam produk barunya, yakni FWD Loop, menyusul FWD Life untuk kecelakaan diri yang dipasarkan sebelumnya.

Chief Product Proposition & Sharia FWD Life Ade Bungsu mengatakan FWD Loop mengusung tiga kelebihan, yaitu value, fairness, dan simplicity. Dari sisi value, FWD Loop mencakup perlindungan lengkap tanpa menguras dompet. Produk tersebut menarik premi Rp250.000 hingga Rp1 juta per bulan, disesuaikan dengan umur nasabah.

Fairness, perlindungan terbaik tanpa banyak “tapi”. Ketiga, simplicity, mencakup pengalaman nasabah yang didukung dengan inovasi digital. “Salah satu kekuatan FWD Loop ada pada kombinasi jalur distribusi online dan keagenan yang mempersingkat dan mempercepat proses pembelian asuransi,” tambah Hendra Thanwijaya, Direktur dan Chief Agency Officer FWD Life.

Baca Juga  Game Kripto Terpopuler Itu Bernama World of Ether

FWD merupakan perusahaan asuransi jiwa patungan di bawah naungan FWD Group. Selain di Indonesia, perusahaan yang berdiri pada 2013 itu memiliki jaringan usaha di Hong Kong & Macau, Thailand, Filipina, dan beberapa negara lainnya.●

—Intan Wulandari, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: TechnoBusiness ID

 

Artikel Asli